Pages

Sunday, November 11, 2012

Kaca Yang Berdebu

Awalnya mau bikin judulnya "Tipisnya Akal Wanita", tapi setelah dipikir-pikir kok ya ga enak ya.. Ntar jangan-jangan banyak yang protes sana-sini. Untung aja inget ma salah satu judul nasyidnya Maidani, "Kaca Yang Berdebu". Liriknya sih kurang lebih menyiratkan maksud dari tulisan di bawah ini. Yuk Lanjuut...

Jangankan lelaki biasa, seorang Nabi pun akan merasakan kesunyian tanpa hadirnya seorang wanita di sampingnya. Tanpa wanita, pikiran dan perasaan lelaki akan mersakan kegelisahan. Akan halnya Nabi Adam yang masih membutuhkan hadirnya seorang wanita walaupun di dalam Surga telah tersedia segalanya. Namun tetap saja Nabi Adam tetap merindukan Siti Hawwa.

Wanita memang tercipta dari tulang rusuk yang bengkok. Tugas lelakilah (Ayah, Saudara, dan Suami) untuk meluruskannya. Maka luruskanlah wanita itu dengan cara yang baik. Dengan jalan yang ditunjuk oleh Allah. Karena mereka memang diciptakan sebegitu rupa. Didiklah mereka dengan panduan dari-Nya.

Jangan mencoba memanjakan mereka dengan harta.
Karena nantinya mereka akan menjadi lupa segalanya.

Jangan hibur mereka dengan kecantikan semata.
Karena nantinya mereka akan menderita.

Kenalkan mereka kepada Allah. Kenalkan mereka kepada Dzat yang kekal.
Karena di situlah sebenarnya letak puncak kekuatan dan keindahan dunia.

Akal wanita yang setipis rambutnya.
Maka tebalkan ia dengan ilmu.

Hati wanita yang serapuh kaca.
Maka kuatkan ia dengan iman.

Perasaan wanita yang lembut.
Maka tuntunlah ia dengan akhlak mulia.

Jagalah ia, karena dari situlah nantinya mereka akan melihat nilai keadilan Rabb-Nya.
Bisikkan pada telinga mereka bahwa kelembutan bukanlah suatu kelemahannya.Bukan pula bentuk diskriminasi Allah terhadap wanita. Akan tetapi sebaliknya disitulah bukti kasih sayang Allah terhadapnya.

Wanita yang lupa akan hakikat kejadiannya pasti tidak akan terhibur dan tidak akan menghiburkan. Tanpa iman, ilmu dan akhlak mulia mereka tidak akan pernah lurus. Bahkan bisa jadi akan semakin membengkok.
Itulah yang akan terjadi jika wanita tidak dikenalkap kepada Rabbnya.

Pepatah yang seringkali kita dengar (saya biasanya suka denger dari temen-temen ngaji): "Jangan mengharapkan mempunyai isteri semulia Fatimah jika dirimu tidak sehebat Ali bin Abi Thalib"

Ada juga pepatah lain yang juga sering sayang denger (denegr mulu, kapan bikin sendiri) : "Dibalik kehebatan seorang laki-laki ada wanita dan itu adalah istrinya, di balik kehancuran seorang laki-laki pun ada wanita dan itu bukan istrinya" hehe..(Setuju kan...?)

Lagunya enak dan menyentuh...

Friday, November 9, 2012

Game

Jadi inget waktu diklat AR beberapa minggu lalu, pas materi interpersonal skill ada salah satu game yang kita main kan bersama-sama. Ini dia step-stepnya...

1. Jawab spontan , jangan kelamaan mikir

2. baca satu demi satu.

3. Konsentrasi ..

Permainan konsentrasi warna putih...

1. kertas HVS warnanya apa ?

2. awan warnanya apa ?

3. tissu warnanya apa ?

4. sapi minum apa ?

yang ngejawab susu konsentrasi anda terganggu,karena sapi minum air.

warna Hitam:

1. rambut anda warna apa?

2. tulisan ini warnanya apa ??

3. aspal warnanya apa ???

4. kelelawar tidurnya kapan?

5. yang menjawab malam, artinya konsentrasinya tergganggu,karena kelelawar tidur siang hari.

warna Hijau:

1. warna cendol tersebut apa?

2. daun kelapa warnanya apa?

3. warna umum daun?

4. macan makan apa?

5. yang jawab rumput , itu salah, karena macan makan daging.

Ayoo ngaku salah berapa hehe

Wednesday, November 7, 2012

Penyakit Wanita

Ini “rahasia” wanita juga, asyik aja bahasnya. Kadang-kadang sukanggak sadar tahu-tahu penyakitnya sudah stadium akut, Yaaa namanya juga wanita.

Menurut teman saya, yang entah di mana dia dapatkan sumbernya — yang jelas pasti bukan dari dokter — penyakit kewanitaan:

1 Nangisuitis/Mewek

Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut, Mata kedap-kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler, bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit Curhatitis A. Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, atau OBH (Obat Berhati Hamba).

2 Curhatitis B

Bawaanya pengen nyerocos terus, efek samping rahasia orang bisa bocor, terkena Nangisuitis. Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Allah.

3 Shopping Syndrome

Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot kalau lihat barang bagus. Efek sampingnya lidah ngiler, mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4 (parah banget) dompet suaminya ikut tipis. Coba minum hematcoid atau tablet PD (Pengendalian Diri).

4 Cerewetisme

Lebih parah dari curhatitis, tidak mengandung titik koma. Efek samping muncrat, telinga tetangga budek, dada suaminya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus. Lebih cepat makan pil dengar dan minum tablet bicara lebih diperlambat.

5 Lamanian Dandanitos

Pengennya diem depan cermin... Tangan kiri gatel gatel pengen pegang sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplak-teplok pipi pake bedak. Efek samping: menor, telat, suaminya berkarat, gak kebagean makanan. Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (Tambah Percaya Diri). Buat suaminya minum toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.

6 Cemburunutomy

Gejala muka lonjong, tangan mengepal, alis menukik. Coba cegah dengan sirup prasangka baik 3 sendok sehari, pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.

7 Ngambekilation

Gejala hampir sama dengan Cemburunutomy, minum sabaron dan Bersyukurinis.

8 Gossiphorrhea

Dikenal juga sebagai penyakit rumpingitis, yang diderita oleh sebagian besar wanita di seluruh dunia. Penyakit ini divonis oleh para ahli kesehatan sedunia sebagai akibat dari pergaulan, karena kalau tidak bergaul, apalagi kalo ga kenal orang lain sama sekali alias isolasi total, dijamin penyakit ini ga bakal diderita. Orang gila aja yang ngegosip sendirian.

Itulah jenis-jenis penyakit kewanitaan menurut teman saya itu. Katanya, mungkin 5 atau 10 tahun ke depan WHO bisa mengkategorikan penyakit-penyakit ini sebagai penyakit yang MENGANCAM KELANGSUNGAN HIDUP UMAT LELAKI ALL ARROUND THE WORLD!

Sekarang, bagi pembaca yang merasa diri sebagai wanita dan yang pasangannya wanita, yang mana jenis penyakit Anda dan pasangan Anda?

Hehehe... Sekedar untuk renungan dan just 4 fun aja ya...

Sunday, November 4, 2012

Every Soul Will Taste Of Death

Sesungguhnya kematian merupakan hakekat yang menakutkan, akan mendatangi seluruh orang yang hidup. Semuanya tidak kuasa menolaknya, tidak ada seorangpun di sekitarnya yang mampu menahannya. Maut merupakan ketetapan Allah, seandainya ada seseorang selamat dari maut, niscaya manusia yang paling mulia yang akan selamat. Namun maut merupakan SunnahNya pada seluruh makhlukNya. Allah berfirman: إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ

Sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ) akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula). (QS. 39:30)

Tiada manusia kekal di dunia ini. وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّن قَبْلِكَ الْخُلْدَ أَفَإِنْ مِّتَّ فَهُمُ الْخَالِدُونَ .كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ

Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (QS. 21:34) Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. (QS. 21:35)

Kurun sepekan terakhir di bulan Oktober ini saya dikagetkan dengan 3 kematian sekaligus. 2 orang adalah orang tua dari teman dekat, dan satunya lagi seorang teman sekaligus rekan kerja yang meninggal di usia yang masih muda, dalam sepekan ini saya takziyah ke-3 tempat, dan itu sangat menggetarkan hati saya bahwa kematian begitu dekat.

Saya merasa diingatkan, bahwa suatu saat nanti akan mengalaminya.Tapi kematian yang pealing mengejutkan saya adalah kemtian teman sekaligus rekan kerja juga seorang ayah dari 4 orang anak yang masih kecil2. Teman saya ini meninggal dunia karena sirosis.

Jumat, tgl 2 Nopember kemaren saya bersama teman-teman berkunjung ke rumah sakit utnuk melihat kondisinya. Sehari sebelumnya saya sudah dapet sms bahsa sang teman dalam keadaan koma dan di rawat di salah satu RS swasta terkenal di Surabaya.

Tiba disana kita langsung menuju kamar 1205, disana sudah banyak rekan-rekan kerja lain yang ikut menjenguk dengan wajah-wajah murung. Memasuki kamar ternyata kondisinya sangat memprihatinkan. Terbaring koma dengan tubuh yang sangat kurus dengan warna kulit yang kuning seperti kuning telor, sesekali jeritan yang menyayat hati memenuhi ruangan.
Betapa hebatnya virus hepatitis yang menghancurkan hati dan tubuhnya dalam waktu yang tidak terduga.

Seketika saya dan teman-teman menangis sesak.Tidak tega dengan penderitaan-Nya. belum lagi melihat kondisi istrinya yang tak henti menangis sedangkan empat anaknya yang masih kecil-kecil sibuk berlarian di koridor RS, khas kepolosan anak-anak. Dan itu sungguh membuat tangis semakin tak terbendung.

Tim medis sudah 'angkat tangan', satu-satunya jalan dengan cangkok hati, tapi itu memerlukan biaya besar.

Menurut cerita dari keluarganya, sang teman baru tahu bahwa penyakit yang dideritanya ketika dia berniat mendonorkan darahnya ke PMI. Darahnya ditolak karena menurut petugas donor ada virusnya.
Kemudian dia memeriksakan ke dokter dan ternyata menderita hepatitis B stadium akut.
Sejak itu sang teman sering keluar masuk RS hingga dokter memvonis sirosis.

Sekitar 1 jam, kita pamit pulang sembari menitipkan doa untuk sang teman. Keesokan harinya usai sholat subuh saya menerima sms yang mengabarkan sang teman sudah meninggal dunia.
Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un... Dan saya pun masih terbayang ketika dia sehat dulu.

Ah.. siapa yang mengira datangnya kematian. Kematian tak berpihak.. yang gagah, yang perkasa, yang lemah yang tua yang muda, yang kaya yang miskin, yang siap yang tak pernah siap.
Kematian tak bermata.. bertindak atas perintah-Nya. Sekali mencabut terlepaslah nyawa dari raga.

Awas Kematian Mendadak

Kita berada di akhir zaman, banyak terjadi kematian mendadak, memang itu merupakan salah satu tanda-tanda hari kiamat. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: إِنَّ مِنْ أَمَارَاتِ السَّاعَةِ …أَنْ يَظْهَرَ مَوْتُ الْفَجْأَةِ

Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari kiamat adalah…munculnya kematian mendadak. (HR. Thobaroni; Dhiya’ Al-Maqdisi; dihasankan oleh Syeikh Al-Albani di dalam Shohih Al-Jami, no: 5775)

Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tersebut di zaman ini benar-benar sudah nyata. Kita lihat seseorang yang sehat, kemudian mati tiba-tiba, orang-orang sekarang menyebutnya dengan “serangan jantung”! Maka orang yang berakal hendaklah memperhatikan dirinya, segera kembali dan bertaubat kepada Penguasanya, sebelum kedatangan kematian mendadak yang tidak dia sangka!.

Rasulullah bersabda: أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ : الْمَوْتَ , فَإِنَّهُ لَمْ يَذْكُرْهُ أَحَدٌ فِيْ ضِيْقٍ مِنَ الْعَيْشِ إِلاَّ وَسَّعَهُ عَلَيْهِ , وَلاَ ذَكَرَهُ فِيْ سَعَةٍ إِلاَّ ضَيَّقَهَا عَلَيْهِ

Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan: yaitu kematian. Karena sesungguhnya tidaklah seseorang mengingatnya di waktu sempit kehidupannya, kecuali (mengingat kematian) itu melonggarkan kesempitan hidup atas orang itu. Dan tidaklah seseorang mengingatnya di waktu luas (kehidupannya), kecuali (mengingat kematian) itu menyempitkan keluasan hidup atas orang itu. (HR. Ath-Thobaroni dan Al-Hakim Shahih Al-Jami’ush Shaghir: no. 1222; Shohih At-Targhib, no: 3333)

Syumaith bin ‘Ajlan berkata: مَنْ جَعَلَ الْمَوْتَ نُصْبَ عَيْنَيْهِ, لَمْ يُبَالِ بِضَيْقِ الدُّنْيَا وَلاَ بِسَعَتِهَا

“Barangsiapa menjadikan maut di hadapan kedua matanya, dia tidak peduli dengan kesempitan dunia atau keluasannya”. (Mukhtashor Minhajul Qoshidin, hal: 483, tahqiq: Syeikh Ali bin Hasan Al-Halabi)

Quss bin Sa’idah Al-Ibaadi, salah seorang hunafaa’, melantunkan sya’ir:

Pada orang-orang dahulu yang telah pergi (mati),

dari umat-umat (yang telah tiada) terdapat bukti-bukti yang nyata

Ketika aku melihat tempat-tempat yang dituju,

bagi kematian yang tidak ada sumber-sumbernya,

Aku melihat kaumku pergi menuju kematian,

orang-orang besar dan anak-anak kecil,

Akupun yakin, bahwa aku pasti akan pergi juga, ke mana kaumku telah pergi.